Cara Daftar Beasiswa KIP dan PKH KULIAH 2020

Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp 7,5 triliun di RAPBN 2020. Angka itu naik 53 persen dari program Bidik Misi 2019. Program ini menjadi salah satu dari empat program yang dicanangkan pemerintah pada pendidikan nasional. Adapun anggaran total pemerintah di bidang pendidikan sebesar Rp 505,8 triliun atau 20 persen dari RAPBN 2020.

Namun banyak peserta didik, orang tua wali murid, tenaga administrasi sekolah dan pihak lainnya yang masih bingung bagaimana sistem dari KIP Kuliah tersebut dan bagaimana cara mendapatkannya. Peserta didik yang ingin mendapatkan KIP kuliah harus lulusan pemegang KIP di sekolah menengah atas (SMA).

Selain itu, peserta didik harus diterima dalam Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi A ataupun B. Syarat penting lainnya, mereka harus menyertakan keterangan keluarga tidak mampu dan penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Lalu bagaimana cara mendapatkan kartu KIP bagi peserta didik yang belum punya?

Berdasarkan pengalaman kami terdapat banyak informasi yang simpang siur bahwa pengusulan KIP dapat dilakukan melalui Aplikasi Dapodikdasmen di Lembaga Pendidikan (Sekolah), ada pernyataan lain bahwa pengajuan dapat dilakukan melalui Dinas Sosial atau Kelurahan. Bahkan ada yang menyebutkan pengajuan KIP dapat dilakukan melalui Dinas Pendidikan atau Cabang Dinas Pendidikan terdekat.

Berdasarkan informasi yang kami dapatkan bahwa untuk dapat masuk ke Basis Data Terpadu (BDT) yang bisa diproses melalui Kantor Kelurahan, peserta didik calon penerima bantuan harus benar-benar dari Keluarga yang tidak mampu, proses pengentrian ke dalam BDT mungkin membutuhkan verifikasi dan validasi serta Musyawarah dari Pihak Perangkat Desa agar bantuan tersebut tidak salah sasaran.

Kementrian Sosial memiliki pertimbangan khusus dalam menerbitkan SK Bantuan, karena kami dari pihak Lembaga (Sekolah) maupun dari Kelurahan hanya melakukan pengusulan, tidak berhak menentukan keputusan pemberian bantuan Program Indonesia Pintar tersebut.

Siswa kelas 12 atau lulusan SMA/SMK/MA/Sederajat tahun 2019 yang dapat atau tidak dapat Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan BELUM TERDAFTAR di DTKS/BDT (cek data di http://cekbansos.siks.kemsos.go.id/kemsos/pencarian, pada kolom ID pilih Nomor Induk Keluarga (NIK))

Segera mengusulkan ke dinsos kab/kota asal dari sekarang dengan meminta Surat rujukan dari Desa/Kelurahan untuk mengajukan DTKS/BDT. Agar setelah lulus bisa ajukan KIP Kuliah.

Semoga informasi cara daftar beasiswa KIP kuliah bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *